It seems like world doesn't belong to me these days. More miserable, more gloomy, more flame, more doubt, more suspect, more speculation lead every single day. I get stuck in a situation that I really don't like.
These days... I felt like being dumped, being misunderstood, being argued in some unlucky events.
Do I complain!? hm..yes..and no..
Yes, because I am a normal person. I still have what we call self-defense. I got ego, and that is why 'i' always written in capital word 'I'.
No, because I do realize I am just another drifter. I always try to find my way. And I do believe life is no life without troubles. No, because I know I also did mistakes (didn't I!?)_in certain situation.
What makes me really sick is that why people threat me like a stupid-insensitive-ugly-brown-duckling. Pretending that they like me, while in fact they 'scare' of me. Am I an OGRE!?
It getting worse when people judging me without even ASKING!? And they call themselves fellows!? What on earth is going on!? WHY??
I mean I was the one who got harmed by situation! But none even ask me if I am OK.
Spoiled!? Oh yeah...so what! If you just know Never-land,that is where I really want to live. Have you ever known why Peter-pan wants to stay kids!? Because growing up is terrifying. And grow up is sucks!
Let these days pass. I don't want to think bout that anymore, it is just like dust in the wind.
C'mon Mon
It's A jump start..
Make a difference
Be New
Tampilkan postingan dengan label Survive. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Survive. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Agustus 2011
Rabu, 20 Juli 2011
Telor Asin

Kawan tahu telor asin kan!? telor asin itu berupa telor bebek yang diawetkan dengan cara 'pengasinan'. Jadi..ada beberapa bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan telor asin; abu gosok, garam,sedikit air dan tentu saja telor bebek.
Dulu..waktu aku masih kelas 4 atau 5 SD, bapakku memelihara begitu banyak bebek. Dan otomatis ada bgitu banyak telur pula yg dihasilkan. Nah...dengan maksud membantu perekonomian keluarga, ibuku pun berinisiatif 'memproduksi' telor asin.
Aku ingat sekali... 2 atau 3 hari sekali, tepatnya waktu sore ibu memintaku menolongnya membuat telor asin.
Di dekat sumur yg terbuka itu aku dan ibu duduk berhadapan sementara sebuah baskom plastik yg berisikan 'campuran pembungkus' telor asin ada ditengah kami.
Ibu telah menambahkan air dan garam pda abu gosok dn dengan seksama ibu mengaduknya dengan rata, well mixed. Lalu tugasku selanjutnya adalah membalut telor bebek yang sudah dicuci bersih sebelumnya dengan "campuran pembungkus". Jangan sampai ada kulit telor yang terlihat. Lumuri semuanya. Hup.... begitu siap, telur itu tinggal dismpan 3-4 hari saja (saya lupa... :P ).
Akan ada pembeli yang datang ke rumah membeli, memesan, mengambil, membayar... Dan aku benar-benar senang dengan pekerjaan satu ini.
Telor asin...
Langganan:
Postingan (Atom)